Featured Posts
Rabu, 11 September 2013
Bahaya Penyumbatan Aliran Darah Ke Otak
Gangguan aliran darah merupakan
masalah yang sangat serius karena aliran darah memasok nutrisi all dan oksigen
ke sel-sel di seluruh tubuh termasuk sel-sel saraf otak. Kebutuhan otak akan
pasokan darah segar sangat tinggi, yaitu sekitar 1/5 dari kebutuhan seluruh
bagian organ tubuh lainnya. Padahal berat otak hanya 1/40 dari berat tubuh.
Nah, dapat dibayangkan jika pasokan darah ke otak terganggu, fungsi-fungsi otak
pun terganggu. Tanpa nutrisi dan oksigen, sel-sel akan mati. Demikianlah, jika
pasokan nutrisi dan oksigen terhambat dalam waktu lebih dari 4 menit, bisa
menyebabkan sel-sel saraf otak mati.
Sekarang, mari kita lihat fungsi
otak. Otak sebagai sistem saraf pusat, tidak saja mengendalikan semua gerakan,
juga pikiran, ingatan, emosi, suasana hati, sarnpai dorongan seksual. Sepanjang
hidupnya, otak terus menerus menerima rangsangan, mengolah dan menyimpan
informasi dalam bentuk memori. Aliran darah yang terganggu, menyebabkan jutaan
sel saraf tidak mendapat makanan dan oksigen, akibatnya sel-sel saraf otak
tersebut mati dan fungsi otak terganggu. Berarti
fungsi gerak dan intelektual terganggu sehingga kita bisa melihat penderita
stroke ada yang tidak mampu menggerakkan kaki atau tangannya, ada yang wajahnya
lumpuh sebelah, sulit bicara, sulit berpikir, sakit kepala berat, dan
lain-lain. Bahkan bisa koma, tak sadarkan diri selama berbulan-bulan.
Kebutuhan otak akan oksigen
mencapai 20% dari kebutuhan seluruh tubuh, padahal berat otak hanya 2,5% saja
dari berat badan. Dengan demikian sangatlah logis jika otak membutuhkan begitu
banyak pasokan oksigen karena harus menghidupi jutaan sel saraf yang
mengendalikan seluruh sistem tubuh secara terus menerus sepanjang hidup, tiada
henti. Karena itu, masuk akal jika untuk menjalankan fungsinya dengan lancar,
otak sangat membutuhkan pasokan oksigen dari aliran darah.
Jika karena satu dan lain hal
aliran darah terhambat atau terhenti, maka pasokan oksigen (dan nutrisi)
otomatisl terhenti. Akibatnya fungsi-fungsi otak pun terhambat sehingga seluruh
atau sebagian fungsi gerak terganggu. Inilah awal dari serangan stroke yang
kita lihat.
Bagi semua sahabat untuk menghindari penyakit atau menyembuhkan penyakit tersebut bisa mengkonsumsi obat herbal alami yaitu Pule Pandak yang kami jual per bungkus kecil Rp.50.000. silahkan hub kami bagi yang berminat H.Mohamad Wienata Sms : 081 225661002 Whats app : 087 832 232 218 Pin BB : 2a998ecf
Selasa, 10 September 2013
KHASIAT DAUN KELOR UNTUK PENYAKIT MEDIS DAN GANGGUAN SIHIR
Dalam tradisi pengobatan kuno India (Ayurveda), daun kelor (Moringa oleifera) dianggap sakti karena bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Dalam daftar obat kuno India kelor memang menduduki tempat istimewa karena bisa digunakan untuk menyembuhkan sekitar 300 penyakit. Berita mengenai kesaktian daun kelor yang disebutkan dalam Ayurveda akhirnya sampai juga ke telinga orang-orang pintar di Nusantara terutama Jawa. Seperti kita ketahui, pada jaman dahulu pengaruh budaya India di Nusantara sangatlah kuat. Setelah mempelajari Ayurveda, para ahli obat herbal di Nusantara juga mulai berhasil mengobati berbagai macam penyakit dengan daun kelor.
Tanaman kelor dalam bahasa tumbuhan disebut dengan Moringa Oleivera. Kelor termasuk dalam tumbuhan perdu yang memiliki ketinggian tanaman 7-11 meter. Daun kelor oleh masayarakat jawa banyak dimanfaatkan sebagai tanaman pagar yang juga memiliki fungsi sebagai obat-obatan.
Kelor dapat berkembang biak dengan baik pada daerah yang mempunyai ketinggian tanah 300-500 meter di atas permukaan laut. Bunganya berwarna putih kekuning kuningan dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau. Bunga kelor keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak. Buah kelor berbentuk segi tiga memanjang yang disebut klentang (Jawa). Sedang getahnya yang telah berubah warna menjadi coklat disebut blendok (Jawa).
Tanaman daun kelor dan polong kelor
Tanaman kelor memiliki nama daerah di Indonesia, seperti :
- Kelor : Jawa, Sunda, Bali, Lampung
- Kerol : Buru
- Marangghi : Madura
- Moltong : Flores
- Kelo : Gorontalo
- Keloro : Bugis
- Kawano : Sumba
- Ongge : Bima
- Hau fo : Timor-timor
KANDUNGAN DAUN KELOR
Orang-orang dulu, berdasarkan pengalaman (belum ada penelitian yang mendukung) mengatakan bahwa daun kelor dapat mencegah ratusan macam penyakit. Sekarang, dalam perkembangan ilmu pengetahuan, berhasil di teliti bahwa ternyata di dalam daun-daun kecil kelor terkandung unsur gizi yang tidak masuk akal yang dapat memperkuat tubuh manusia dan mencegah berbagai macam penyakit.
Dibandingkan dengan buah atau minuman lain yang sarat dengan kandungan unsur gizi tertentu, maka setiap lembaran daun kelor segar dalam satuan berat yang sama. Semua unsur gizi yang terdiri dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral terkandung di dalam daun kelor tersebut. Oleh karena itu, tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa daun kelor merupakan tumbuhan yang mampu memenuhi hampir seluruh kebutuhan gizi manusia.
Perbandingan vitamin-vitamin yang terdapat dalam daun kelor segar dengan daun kelor yang telah dikeringkan dan dihaluskan dalam bentuk serbuk (tepung) dalam satuan berat yang sama, lihat tabel di bawah ini :
Selain perbandingan vitamin yang dimiliki daun kelor segar dan daun kelor kering yang telah dibuat dalam bentuk serbuk diatas. Beberapa studi menunjukkan bahwa kandungan kalium yang terdapat dalam daun kelor lebih rendah dan kandungan zat besi lebih tinggi, seperti pada tabel berikut ini :

Unsur asam amino yang dikemukan pada kolom daun segar dalam tabel diatas menggambarkan kandungan asam amino dalam tiap 100 gr daun kelor segar yang dikemukakan dari penemuan C.Gopalan, et al dalam setiap gr nitrogen yang telah dilakukan di National Institute of Nutrition in Hyberabad, India.
Sementara informasi mengenai kandungan gizi daun kelor yang kering merupakan hasil analisa Lowell J. Fuglie yang didukung oleh Church World Service and The Departmentof Engineering the University of Leicester and perfomed by Campden & Chorleywood Food Research Association in Gloucestershire, Inggris.

Orang-orang dulu, berdasarkan pengalaman (belum ada penelitian yang mendukung) mengatakan bahwa daun kelor dapat mencegah ratusan macam penyakit. Sekarang, dalam perkembangan ilmu pengetahuan, berhasil di teliti bahwa ternyata di dalam daun-daun kecil kelor terkandung unsur gizi yang tidak masuk akal yang dapat memperkuat tubuh manusia dan mencegah berbagai macam penyakit.
Dibandingkan dengan buah atau minuman lain yang sarat dengan kandungan unsur gizi tertentu, maka setiap lembaran daun kelor segar dalam satuan berat yang sama. Semua unsur gizi yang terdiri dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral terkandung di dalam daun kelor tersebut. Oleh karena itu, tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa daun kelor merupakan tumbuhan yang mampu memenuhi hampir seluruh kebutuhan gizi manusia.
Daun kelor
Hasil analisa menunjukkan bahwa daun kelor memilik kandungan gizi yang sangat penting untuk mencegah berbagai macam penyakit. Di samping itu, juga mengandung semua unsur asam amino (essensial) yang sangat penting, ini merupakan suatu sumber yang luar biasa dari tumbuhan daun keolor. Kecuali vitamin C, semua kandungan gizi yang terdapat dalam daun kelor segar akan mengalami peningkatan (konsentrasinya) apabila dikonsumsi setelah dikeringkan dan dihaluskan dlam bentuk serbuk (tepung).Perbandingan vitamin-vitamin yang terdapat dalam daun kelor segar dengan daun kelor yang telah dikeringkan dan dihaluskan dalam bentuk serbuk (tepung) dalam satuan berat yang sama, lihat tabel di bawah ini :
Selain perbandingan vitamin yang dimiliki daun kelor segar dan daun kelor kering yang telah dibuat dalam bentuk serbuk diatas. Beberapa studi menunjukkan bahwa kandungan kalium yang terdapat dalam daun kelor lebih rendah dan kandungan zat besi lebih tinggi, seperti pada tabel berikut ini :
Unsur asam amino yang dikemukan pada kolom daun segar dalam tabel diatas menggambarkan kandungan asam amino dalam tiap 100 gr daun kelor segar yang dikemukakan dari penemuan C.Gopalan, et al dalam setiap gr nitrogen yang telah dilakukan di National Institute of Nutrition in Hyberabad, India.
Sementara informasi mengenai kandungan gizi daun kelor yang kering merupakan hasil analisa Lowell J. Fuglie yang didukung oleh Church World Service and The Departmentof Engineering the University of Leicester and perfomed by Campden & Chorleywood Food Research Association in Gloucestershire, Inggris.
Daun Kelor bentuknya sangat mirip dengan Daun Bidara
DAUN DAN BUNGA KELOR BISA DIMASAK
Tanaman Kelor mempunyai banyak manfaat bagi manusia. Berbagai bagian dari tanaman ini bisa dimakan. Di beberapa daerah, polong muda yang paling sering dimakan, sedangkan daun kelor adalah bagian paling umum digunakan.
Secara tradisional daun kelor dimasak dan digunakan seperti bayam. Selain digunakan segar sebagai pengganti bayam, daun biasanya dikeringkan dan ditumbuk menjadi bubuk digunakan dalam sup dan saus. Sebagai catatan Penting untuk diingat bahwa seperti kebanyakan tanaman kelor pemanasan di atas 60 derajat celcius dapat menghancurkan beberapa nilai gizi.
Di daerah Madura, ia biasa digunakan sebagai sayur berkuah sebagai teman makan siang yang kenal dengan nama Ghangan Maronggih (Sayur Kelor)
Di daerah Madura, ia biasa digunakan sebagai sayur berkuah sebagai teman makan siang yang kenal dengan nama Ghangan Maronggih (Sayur Kelor)
Masak sayur daun kelor
Bunganya dapat dimakan saat dimasak dan terasa seperti jamur. Kulit kayu, getah, akar, daun, biji, minyak, dan bunga digunakan dalam pengobatan tradisional di beberapa negara. Di Jamaika, getah digunakan untuk pewarna biru alami.
Khusus untuk benalu kelor sangat mujarab untuk mengobati penyakit kanker.dan sangat ampuh untuk mengobati sihir bagi yg percaya .
bagi yang berminat mendapatkan benalu kelor asli silahkan hub kami : 087832232218 persediaan terbatas harga per bungkus isi 30 Gram Rp : 100.000 dalam kota .luar kota Rp:150.000 luar negeri Rp: 500.000 belum termasuk ongkos kirim dan ppn.
Senin, 09 September 2013
Faktor Penyebab Kanker
Sampai saat ini, penyebab kanker
belum diketahui pasti. Ada banyak faktor penyebab
yang dapat menimbulkan kanker pada binatang percobaan. Namun, hal ini belum
sepenuhnya dapat dibuktikan pada manusia, walaupun patut mendapat perhatian.
Gaya hidup modern dewasa ini juga dapat meningkatkan risiko pertumbuhan
kanker. Misalnya saja kebiasaan merokok, konsumsi minuman keras yang
berlebihan, banyak makan makanan berlemak, dan berganti-ganti pasangan seksual.
Karsinogen secara umum dapat
diartikan sebagai penyebab yang dapat me-rangsang pembentukan kanker.
Beberapa karsinogen yang diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker
sebagai berikut.
(a)
Senyawa kimia (zat karsinogen)
Banyak senyawa kimia yang dapat
mempengaruhi timbulnya kanker pada berbagai macam jaringan. Misalnya sisa-sisa
dari industri batubara, ter (jelaga), zat pewama, zat pengawet, bahan tambahan
pada makanan dan minuman, karbon tetraklorida (CC14, asbes, merkuri, arsen,
kromium, benzene, kloramfenikol, fenilbutason, senyawa nitrosamin, aflatoksin B
aflatoksin G , asap rokok, dan sitostatika (alkil).
Kanker kulit banyak ditemukan
pada pekerja pabrik cat dan pekerja yang . membersihkan cerobong asap karena
adanya kandungan senyawa hidrokarbon.
Kanker paru banyak ditemukan pada
perokok dan perokok pasif karena menghirup kandungan nikotin (tar).
Keberadaan senyawa tersebut dalam
tubuh dapat dicegah dengan menghindari makanan yang mengandung lemak tinggi
makanan yang diawetkan,termasuk makanan yang diasinkan, diasap, dan dipanggang,
makanan yang disimpan terlalu lama karena dapat tercemar aflatoksin yaitu suatu
zat beracun yang dihasilkan oleh jamur Aspergillus flavus, pemanis buatan
seperti siklamat dan sakarin; dan jangan menggunakan minyak sayur yang dimasak
terlalu panas karena teroksidasi dan terbentuknya radikal bebas yang memicu
pembentukan kanker.
(b)
Faktor fisika
Faktor fisika yang terutama
adalah radiasi seperti bom atom dan radioterapi agresif (radiasi sinar
pengion). Kanker kulit dapat ditimbulkan akibat sinar ultraviolet yang berasal
dari matahari. Kanker kulit dan leukemia dapat ditimbulkan oleh sinar
radioaktif seperti sinar X dan sinar radiasi bom atom. Gesekan atau benturan
pada salah satu bagian tubuh yang berulang dalam jangka waktu lama merupakan
rangsangan yang dapat mengakibatkan terjadinya kanker pada bagian tubuh
tersebut. Hal ini disebabkan luka atau cedera pada tempat tersebut tidak
sempat sembuh dengan sempuma.
(c)
Virus
Pada binatang percobaan, virus
jelas dapat menyebabkan kanker. Pada manusia hal ini belum dapat dipastikan,
tetapi beberapa jenis virus berhubungan erat dengan perubahan sel normal
menjadi sel kanker. Jenis virus ini disebut virus penyebab kanker atau virus
onkogenik. Terjadinya kanker hati (Hepatoma) meningkat tajam pada penderita
hepatitis kronis akibat virus hepatitis B dan C (VHB & VHC). Kanker
serviks dihubungkan dengan terinfeksinya oleh human papilloma virus.
(d)
Hormon
Hormon adalah zat yang dihasilkan
oleh kelenjar tubuh yang berfungsi mengatur kegiatan alat-alat tubuh. Diethyl
stilbestrol, suatu hormon seks buatan yang umumnya digunakan untuk menggemukkan
hewan ternak, terbukti sebagai penyebab timbulnya kanker rahim, payudara, dan
alat reproduksi lainnya.
Pada beberapa penelitian
diketahui bahwa pemberian hormon tertentu secara berlebihan dapat menimbulkan
kanker pada organ tubuh yang dipengaruhinya, seperti payudara, rahim, indung
telur, dan prostat. Pengaruh hormon sehingga dapat menyebabkan kanker belum
diketahui dengan pasti.
.
Harga kunyit putih perbungkus isi 50 Gram . Rp.20.000 dalam kota Rp.15.000 luar Negeri 30.000 belum ongkos kirim dan ppn.
keterangan : Harga sewaktu waktu bisa berubah
Langganan:
Postingan (Atom)





